Makanan enteng dari Riau ini serupa Klepon dari Jawa namun bahannya berasal dari ubi jalar kuning atau ubi jalar madu. Butuh kesabaran tambahan untuk menciptakan Buah Melaka sebab perlu pernak-pernik dalam proses pembuatannya. Tapi kalau kamu suka bereksperimen di dapur tak terdapat salahnya kamu mencoba. Ada keenakan tersendiri ketika membulat-bulatkan, menyaksikan klepon ubi mengambang di permukaan air dan mencicipi klepon yang tak kalah legit dari Klepon Ketan dari Jawa.
Ngomong2 tentang percobaan saya punya empiris dengan di antara resep Buah Melaka dari seorang pengarang resep terkenal. Disitu tertulis ubi jalar tak dikukus dulu, namun diparut dan dibaur dengan tepung langsung dibentuk. Hasilnya adonan paling lembek, sekian banyak upaya penyelamatan saya kerjakan dgn meningkatkan tepung ini dan tersebut sampai menghasilkan adonan yang dapat dibentuk. Dan masa-masa saya rebus, klepon langsung ambyar dan jadilah sup ubi jalar ha ha. Singkat kisah eksperimen selesai gagal total dan sisanya langsung masuk tong sampah ;-(. Saran saya kalau kamu ketemu resep serupa langsung skip saja daripada babak belur tak terdapat hasil ;-). Tapi tidak boleh putus asa, pengalaman ialah guru yang sangat berharga, iya nggak??!!
Tips Penting: Bagi kamu yang bermukim di Luar Negeri dan terpaksa menggunakan sediaan kelapa parut kering, tambahkan santan kental ke dalam kelapa kering agar taburan kelapa tidak pera dan terasa hambar. Trik ini dapat diterapkan ke resep apa saja yg terdapat kelapa parutnya misal: isi Dadar Gulung, Urap Urap dll. Prinsipnya jumlah kelapa parut kering ialah 1/2 dosis dari kelapa parut segar dalam resep (krn kelapa parut lebih enteng dan tidak sedikit jumlahnya)+ 1/2 bagiannya ganti dgn santan kental. Selamat bereksperimen dan semoga sukses....
Bahan:
500 gr ubi jalar kuning
150 gr tepung tapioka/sagu tani
2 eksemplar daun pandan
50-75 gr gula merah, sisir halus
150 gr kelapa muda, parut atau 75 gr sediaan kelapa parut kering dibaur dengan 75 gr santan kental
75 ml santan kental, bila kamu terpaksa menggunakan sediaan kelapa parut kering/desiccated coconut
garam secukupnya
Cara Membuat:
Parut kelapa secara memanjang, tambahkan sejumput garam, aduk rata dan taruh ke dalam wadah tahan panas.
Jika kamu memakai sediaan kelapa parut kering/desiccated coconut, tambahkan santan kental cocok yang tertulis dalam resep, sejumput garam dan aduk rata. Taruh di dalam wadah tahan panas.
Kupas ubi jalar, potong-potong, taruh didalam wadah guna mengukus.
Kukus ubi jalar bareng kelapa parut di dalam panci atau dandang pengukus hingga ubi jalar lunak (kurang lebih 20 menit). Angkat dari api.
Biarkan kelapa parut mendingin.
Haluskan ubi jalar dalam suasana panas sampai benar2 halus. Dinginkan.
Tambahkan tepung tapioka/kanji/sagu tani dan garam cocok selera.
Aduk rata dan uleni dengan tangan sampai menghasilkan adonan yang kalis dan dapat dibentuk. (Tambahkan jumlah tepung andai perlu).
Sisir gula merah dengan pisau sampai membentuk sisiran gula yang halus, tidak boleh berbongkah-bongkah agar mudah dibalut dan cepat mencair ketika direbus.
Ambil sejumput adonan, letakkan di telapak tangan kiri, format bulat (diameter tidak cukup lebih 2-3 cm) dengan memutar-mutar tangan kanan kamu di atas adonan.
Tekan bulatan sampai pipih, beri 1/2 sdt gula kelapa sisir, tangkupkan seraya ditekan pulang sisi luar adonan sampai semua gula tertutup. ( Lihat gambar)
Bulatkan pulang seperti tahapan sebelumnya. Lakukan hingga adonan habis. (Kurang lebih terbentuk 25 biji atau lebih bila kamu buat lebih kecil)
Panaskan air dalam jumlah tidak sedikit bersama 2 batang daun pandan sampai mendidih.
Masukkan klepon ubi tidak cukup lebih 10 buah setiap ketika dan tunggu hingga matang dan mengambang di permukaan air.
Ambil dari panci dengan saringan dan tiriskan.
Gulingkan pada kelapa parut. Hidangkan segera.
Catatan:
Kelapa parut dapat juga terdapat konsumsi mentah namun harus segera dicicipi karena lekas bau.

0 komentar: